Tuesday, 28 May 2013

SEPARATION

In the name of Allah, The Most Merciful and The Most Loving


This post is dedicated to my beloved younger sister..She is in matriculation now..yesterday was her registration day. Sadly, I was not there with her.. =( but i'll make it up later..i Promise!

My sister, she is the sweetheart of the family. Never complaints and very obedient. We heart her so much!

Although, she has grew up now, she is still the baby in the family..ahhhh...how time flies so fast..and i'm thankful that i can still witness her growing process..

Now, she is away..taken miles away from home to seek knowledge and become a better person..InsyaAllah..i'm not a perfect sister but i do pray for her best and become a great muslimah..insyaAllah.

Being away from family is indeed a freedom, but it comes with huge responsibility!..i told her so..and matriculation life is never easy..expect the worst but keep calm..i added..i think she can comprehend it well..

Separation teaches us to grow stronger emotionally and mentally..we become creative because we want to survive..we want to live!..yes!..indeed

See how the muhajirins creatively adapts to the new environment in Madinah, after separated from their homes..study how the muhajirins get connected with the ansars and built strong relationship..that is the price of Hijrah...to be separated from your current state to  a new climate..we have to make use of everything around us in order to survive and to achieve our ultimate goal which is Jannah! and we have to eliminate the none important things so that we can lessen our burdens...

Hopefully, my sister will do great and may success be with her in this world and hereafter..InsyaAllah..


M.






Friday, 24 May 2013

Minggu-minggu akhir sebagai mahasiswa sarjana muda


Bila langkah mula perlahan,
Bila kudrat makin tertahan-tahan,
Ayuh!..bangkit mensucikan diri.

Bila kepala mula terasa panas memikirkan logik dan fakta,
Bila tangan mula kebas menari-nari diatas papan kekunci,
Bila kaki mula lenguh, duduk tanpa henti...
Ayuh! berwuduklah..
Sejukkan kepala, hilangkan lenguh dan kebas.

Bila bosan menanti pada yang belum pasti,
Bila sakit menunggu jawapan tak kunjung tiba,
Ayuh! sujudlah kepada yang SATU,
Dia yang memiliki segala-galanya.

Pendekkan madahmu dengan manusia,
Panjangkanlah doamu dengan Pencipta,
kerana..
"Hanya kepadaMu aku sembah, dan hanya kepadaMu aku meminta pertolongan"

La Tahzan!..Innallahama'na

Thursday, 16 May 2013

Ar-Rahman, Ar-Rahim

Ar-rahman..Ar-rahim…

Hayunan langkah dalam jalan mujahaddah tidak selalunya senang…ada kala meter iman melonjak tinggi..pada masa lain pula meter iman seakan meminta top-up!...tapi sungguh Allah itu Ar-rahman, Ar-rahim..maha pengasih dan maha penyayang..

Sedar tak sedar hampir setengah tahun sudah berlalu…satu tempoh yang terasa sangat singkat.dalam tempoh itu saya mengenal kehidupan dari sisi yang berbeza…mula cuba membuka mata hati.tapi kudrat diri masih belum mampu mengenal cinta hakiki…

Bagaimana nak kusyuk kalau tak kenal Allah!..nah…panahan tepat ‘headshot’ kena pada diri..hati menangis..betapa saya tak kenal pencipta saya…bagaimana nak undang tangis dalam doa kalau diri masih angkuh dengan dosa lama!..sekali lagi diri ditarbiah…terduduk!

Biar dalam tawa ustaz memberi ilmu…tapi hati si penerima cukup terkesan…sampai bila?sampai bila masih mahu menyalahkan takdir..kenapa dan mengapa yang masih bermain difikiran…jauh di sudut hati masih mengharap takdir yang berbeza..seketika diri lupa akan janji untuk redha dan bertawakal..

Itulah sifat manusia..yang sentiasa bersoal-soal…sehingga buntu mencari jawapan..Dalam surah al-mulk, Allah mencabar kita untuk mencari kekurangan dalam setiap penciptaanNya termasuk takdirNya, dan pasti kita akan gagal menemukan kecatatan.

Every bad things are the pleasure in disguise…yup!..setiap yang buruk pasti ada hikmah..tapi kita lah (merujuk pada diri sendiri) yang malas nak berfikir dan mencari hikmah..lebih mudah menyalahkan. Hidup selalu tergesa2…mengejar apa yang diluar lingkungan tangan..tapi lupa untuk mengaudit amalan dan fikiran..apakah hari ini saya berkelakuan seperti ahli surga?masih jauh….kena usaha.

Saya berharap, mereka yang diluar sana…yang sama seperti saya..mengharapkan sinar Illahi…yang masih tercari-cari tujuan hidup…kenallah Ar-rahman, Ar-rahim…biar sedikit mana pun usaha kita..Allah tak pernah lengah…Allah pasti akan beri perhitungan..semua manusia itu baik dari fitrahnya…yang tersasar itu ujian…langkah kembali itulah hikmah!

Ayuh kita ingat kisah seorang lelaki dalam surah yassin..Dia kembali kepada kaumnya sambil berkata “ikutilah orang yang tidak meminta imbalan darimu”…orang ini sungguh telah menemukan Penciptanya..dia kenal dengan seluruh jiwanya…dan dia ingin semua orang tahu akan tingginya kasih dan sayang Allah agar kita dapat bersama-sama menghuni surganya.Sungguh surga itu adalah sebaik-baik tempat kembali…kouta sebagai ahli surga masih terbuka buat kita selagi masih bernyawa…

Kembali..kembali…dan kembali mengenali Ar-rahman, Ar-rahim…

Wallahu’alam,


M.

Friday, 3 May 2013

Siapa aku?

Assalamualaikum w.b.t,

Bismillahirahmanirahim...kali ni saya nak lari dari membaca journal2 yang tak pernah habis..huhu..penangan PSM or Projek Sarjana Muda..hmm...tepu sangat meng'edit' jadi meh kita bebel2 di ruangan blog ni...untung2 ada sedikit kelegaan selepas menulis... ^^,

Jadi tajuk kali ni...Siapa aku?..hmmm...siapa ek...hee...kenal ke?macam tak kenal je kan...sebab kita selalu berubah..the only unchanged thing in the world is 'changes'...yup!...satu benda yang tak berubah dalam dunia ini adalah PERUBAHAN...jadi people change by nature....fitrah semula jadi...oleh itu proses mengenal diri tak akan pernah tamat...always discover new things about yourself....insyaAllah makin tinggi rasa takwa kepada Al-Aliim...

Siapa saya?

Saya orang Islam...Islam sejak lahir...dah 23 tahun menjadi seorang muslim...TAPI...berimankah saya?insyaAllah...hidup sentiasa bertauhidkan Allah...

Dulu....

Dalam mencari fakta duniawi...diri khilaf mencari erti akhirat...langkah pincang...penuh longlai...Islam pada nama, dalam I/C, dalam surat beranak...tapi bila disoal tentang iman dan Islam....diri tunduk malu menghadap realiti...salah siapa?....no one but myself...jadi apa beza saya dan arab jahiliah dulu?iya..saya tak sembah berhala...takde patung2 disembah...tapi diri lupa bahwa sembahan tu bukan hanya pada fizikal..tapi pada abstrak juga...benar...bila kita tak kenal Khaliq...kita jauh dari Dia.

Ironinya....

Saya mengenal semula bibit2 kemanisan Islam dari kelompok mereka yang orang anggap sembahyang 'lain kiblat'...mereka2 yang sempoi pada luaran,zahiriah..tak berkopiah..tak bertudung labuh..tapi masih mengamalkan Islam dalam setiap tingkah laku...dengan mereka..MasyaAllah pertama kali saya solat berjemaah di tepi pantai saat kami berkhelah...perasaan yang sangat asing tapi damai buat saya...jangan salah anggap bukan saya menidakkan usaha dakwah yang lain..tapi mungkin Allah buka hati saya dengan cara ini..

Kadang2 benda simple dan remeh kita lupakan..kita sibuk mengejar erti yang terlalu kompleks...sehingga kita lupa orang yang perlu ditarbiah itu masih cetek pemahamannya...ada pula yang terlalu extremist dengan lancang melabel kami yang masih bertatih ini sebagai percemar Islam.."jangan bercakap kalau tak cukup ilmunya" "bila bercakap nampak bodoh,jangan main dengan hukum Allah" "mana hadis dan dalilnya?"...Allahu Allah...adakah diri yang bercakap itu lupa bahwa yang berilmu itu akan lebih dipertanggungjawab atas ilmunya...akan disoal tentang hak ilmunya berbanding si jahil....kita acap kali lupa "don't insult, preach!"...ya..jangan hina tapi sampaikanlah ilmu itu...jelaskan dengan berhemah..bukankah itu satu bentuk dakwah...ibarat pucuk muda yang baru berputik,jika dicantas pasti akan gagal untuk tumbuh dengan sempurna..maka natijahnya pada siapa?

Kita perlu berubah..

ya...ibarat kata ustaz ebit lew....malu kita dengan Rasulullah...Baginda seorang, Islam tersebar satu dunia..kita yang ramai...apa yang ada?

ini hanya luahan seorang gadis yang haus akan ilmu akhirat..yang hidupnya acap kali menggugat 6 rukun iman..fitrah hati sangat ingin ditarbiyah..hati yang kotor perlu dibersihkan..tapi kerana terjahan2 kasar...ada kala semangat mulai luntur...hina sangat kah orang yang baru nak kenal Islam dengan jiwanya?tidak semua beruntung dilahirkan dalam Islamic environment...dan bukankah juga iman tak dapat diwarisi...jadi sentuhlah jiwa dengan hemah bukan dengan herdikan..

Syukur...

saya bersyukur kerana Allah bukakan jalan buat saya...Allah beri kekuatan bila mana diri rasa lemah...Allah ringankan mulut untuk saya meminta bantuan...Allah permudahkan bila saya rasa sukar..Allah hantar penolong bagi memimpin jalan...tapi berapa ramai lagi yang diluar sana masih jauh?adakah mereka yang berilmu itu mampu mendabik dada bila masih ramai jiwa muda yang lalai dan hanyut...apakah dengan ilmu itu memberi mandat pada mereka untuk menghukum...jangan begitu...kami perlu dibantu...bukan dipinggir

Bangkit...

kepada sesiapa yang mungkin sedang atau bakal menempuh jalan hijrah (penghijrahan jiwa)...ingatlah bahawa Islam itu hak semua..sesungguhnya agama yang diredhai hanyalah Islam...jadi jangan mudah mengalah dalam jalan mujahaddah....khilaf itu biasa..sebab kita bukan maksum..kita hina disisi Allah...diciptakan dari air yang hina (air mani)...jadi jangan takut bila khilaf tapi bangkitlah!..jika ada bibit calar, beredarlah dengan sopan dan cari jalan lain..insyaAllah Allah permudahkan...kita bukan bodoh, cuma masih belum tahu...bila dah tahu, usaha sehabis baik untuk amalkan...kata seorang ustaz, nak kenal Islam, kukuhkan akidah...rukun iman yang 6..lain2 jangan fikir dulu..sikit2 kita tambah...

Hidup bukan sebarang hidup. Babi dihutan pun hidup,tapi dengan harta orang. Anjing dijalanan juga hidup, tapi dengan tulang belulang. Kucing dirumah juga hidup tapi dengan sisa. Sesungguhnya hidup seorang insan itu berbeza -Hamka

kalau bukan kita yang mencari dan memberi makna pada hidup kita, takut2 nanti kita mati sebelum mati...ibarat kata saidina Ali r.a "manusia itu tidur ketika hidup, tapi berjaga ketika mati"...sebab kematian dan akhirat itulah kehidupan yang sebenar

Waallu'alam...

Sincerely,
M.